Dengan nama Allah

Sunday, November 27, 2016

ikat perut

Pada suatu hari, ketika Rasulullah sedang menjadi imam solat berjemaah.
Para sahabat yang menjadi makmum mendengar bunyi benturan benda keras berasal dari Rasulullah.

Bunyi itu kedengaran setiap kali Rasulullah menjalankan rukun solat dari satu gerakan ke gerakan yang lain.
Bunyi itu menyebabkan para sahabat merasa bimbang dengan keadaan Rasulullah,
Akhirnya, salah seorang sahabat, Umar bin Khattab waktu itu, memberanikan diri dan bertanya kepada Rasulullah.
"Ya Rasulullah, kami melihat engkau seperti sedang menanggung penderitaan sangat berat. Apakah engkau sakit, Ya Rasulullah?" tanya Umar.

"Tidak, Umar, Alhamdulillah, aku dalam keadaan sihat," jawab Rasulullah.
Tetapi, jawapan Rasulullah ternyata tidak membuat Umar lega. "Mengapa setiap kali engkau menggerakkan tubuh, kami mendengar bunyi seperti sendi yang bergeseran di tubuhmu? Kami yakin engkau pasti dalam keadaan sakit," kata Umar lagi.

Mendengar perkataan Umar, Rasulullah kemudian mengangkat bajunya dan menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi. Perut Rasulullah terlihat dililit kain yang di dalamnya terdapat batu kerikil, untuk menahan rasa lapar.
Hal itu membuat para sahabat amat terkejut. "Ya Rasulullah, Adakah bila engkau lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mendapatkannya untukmu?" kata Umar.
Lalu Rasulullah menjawab dengan lembut
“Tidak Sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi rasulmu. Tetapi apakah yang akan aku jaWab di Hadapan Allah nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?” 

"Biarlah kelapaRan ini sebagai hadiah Allah buatku,

agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini, lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di akhirat kelak.”

0 Comments:

Post a Comment

<< Home